KOLEKSI CATATAN KOTBAH
Mengerti Firman dengan Praktis & Sitematis

THINKS ABOUT HIS LOVE

(Maz 103:1-5)

“Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.”

PENDAHULUAN

1. Manusia tidak terlepas dari yang namanya “lupa”. Ada kalanya kita harus melupakan, ada kalanya kita harus mengingat.  Ada hal yang harus kita lupakan dan ada hal yang harus tetap kita ingat selalu.

2. Raja Daud mempunyai pengalaman yang membuatnya menjadi baru. Meskipun sudah tua tapi semangatnya seperti burung rajawali.  Teks kita ini, adalah kunci yang membuat kita terus kuat dan mengalami perubahan.  Yaitu : dengan mengerti bahwa ……

I. KASIH TUHAN TELAH MENGUBAH KITA.

1. Kondisi kita saat ini tidak terlepas dari apa yang telah Tuhan lakukan di masa lalu.

  • Coba renungkan perjalanan hidup kita mulai sekolah, kuliah dan bekerja (saat ini).
  • Bagaimana perubahan kondisi perjalanan hidup kita? (Grafiknya?)
  • Semuanya itu tidak terlepas dari campur tangan Tuhan atas hidup kita.
  • Tuhan sedang dan sudah mengerjakan transformasi dalam hidup kita.

2. Kita sudah mengalami kasih Tuhan.

  • Kita telah menerima berkat dan mengalami kebaikan Tuhan.
  • Pengalaman dengan Tuhan itu bukan sejarah, tapi kenyataan yang terus berlangsung.
  • Kasih Tuhan akan terus mengubah kita.
  • Jangan puas hanya pada –> 1(satu) “masa“ saja: “masa lalu “ atau “masa kini” saja.

II. RESPON KITA TERHADAP KASIH TUHAN

1. Mengingat kebaikan Tuhan.

  • Apa yang dapat membuat kita melupakan kebaikan Tuhan? Bahkan Tuhan. (Luk 14:16-20) “

“Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan. Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan. Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang.”

a. Harta milik kita (“Aku telah membeli ladang”) –>Kondisi yang mapan.

b. Kesibukan kita (“….Lembu kebiri, aku harus mencobanya”)

c. Keluarga (“Aku baru kawin”)

d. Kekecewaan, Keduniawian, dll.

  • Mengingat kebaikan Tuhan ini penting, karena:…….

a.  Hidup kita selalu mengalami perubahan. Dan perubahan membuat kita mengalami masa : “Transisi”

b. Masa transisi –> dapat mengubah cita-cita, komitmen, prioritas, kerohanian, dan kerinduan.

c. Hati-hati dengan yang namanya realistis (Hidup menjadi realistis).

d. Mengingat kebaikan Tuhan –> menjagai kita dari pergeseran nilai rohani.

  • Kita harus mencontoh orang Israel dalam hal komitmen. (Maz 137:1-5)

“Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk sambil menangis, apabila kita mengingat Sion. Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita. Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita: “Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!” Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing? Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananku! Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku, jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan Yerusalem puncak sukacitaku!”

a. Kondisi saat ini –> tetap memikirkan “Sion” dan “Yerusalem” (Pelayanan).

b. Memberikan diri kepada Tuhan dan pekerjaan Tuhan.

c.  Termasuk hidup dalam jalan-jalan Tuhan.

d. Dan hidup dalam kebenaran-kebenaran Tuhan.

2. Memuji dan bersyukur kepada Tuhan.

  • Banyak orang yang gagal berterima kasih. (Contoh : Luk 17: 15-17) “Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. Lalu Yesus berkata: “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?
  • Memuji Tuhan dengan ingat kebaikan Tuhan –> itu berkaitan erat.
  • Memuji Tuhan adalah Komitment diri atas pengalaman bersama Tuhan.
  • Jadi, orang yang tidak bisa memuji Tuhan / bersyukur kepada Tuhan, itu dikarenakan:

a. Fokus yang salah.

b. Tidak menyadari bahwa semuanya itu dari Tuhan.

c. Mereka tidak lagi mempunyai pengalaman bersama Tuhan.

d. Komitmen menjadi pudar.

  • Mengingat kebaikan Tuhan dan memuji Tuhan –> membuat kekuatan kita menjadi baru seperti burung Rajawali.

PENUTUP

1. Mari kita senantiasa mengingat kasih Tuhan atas hidup kita.

2. Zaman boleh berubah tapi kita tidak boleh larut dan ‘berubah’.

3. Kondisi kita boleh berubah tapi kita jangan melupakan dan meninggalkan Kasih Tuhan.

4. Jangan hanya sadar akan kasih Tuhan, tapi bertindaklah untuk membalas kasih Tuhan.

No Responses to “THINKS ABOUT HIS LOVE”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: