KOLEKSI CATATAN KOTBAH
Mengerti Firman dengan Praktis & Sitematis

SISI BARU DARI PUASA

(Mat 9:14-17)

PENDAHULUAN

  1. Hampir semua agama mengenal berpuasa dalam ibadahnya.
  2. Sudahkah kita menjadi jemaat Perjanjian Baru.

Sudah banyak kebenaran dan pengetahuan tentang puasa yang diajarkan. Tapi itu tidak akan bisa mengubahkan dan memberkati kita, bila kita tidak belajar dari jawaban Tuhan Yesus dalam perikop ini.

Perhatikan 3 ilustrasi jawaban TY :  MEMPELAI – KAIN BARU – ANGGUR BARU.

I.     PUASA DAN MEMPELAI (ay. 15)

1. Dihubungkan dengan Mesias.

Menurut orang Yahudi istilah  “Mempelai” berkatian dengan Mesias.

Yes 54:5 Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.

Mat 25:1  “Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.

2 Kor 11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.

Ef 5:32 32  Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

  • Artinya : Puasa harus disertai hidup dalam kebenaran (dalam teks ini adalah pengakuan terhadap Kemesiasan atau keilahian Kristus).
  • Puasa dan penantian kita ada kaitan erat. Kita saat ini sedang berada dalam penantian berarti puasa menjadi bagian kehidupan kita.
  • Puasa adalah satu kerinduan bukan satu beban keagamaan atau kebiasaan. Mempelai wanita pasti akan merindukan mempelai Pria. Sahabat mempelai pria akan merindukan kehadiran mempelai pria.

2. Dihubungkan dengan keberadaan “mempelai”

Waktu berpuasa ini dihubungkan dengan kehadrian mempelai ditengah-tengah sahabat2 nya.

  • Ada waktunya berpuasa. Ketika mempelai Pria tidak berada ditengah-tengah kita.

Dengan kata lain berpuasa sudah menjadi bagian dari Ibadah kita.

  • Kalau diperhatikan dari Konteks, lihat perikop diatasnya : “Pertobatan Matius” yang didalamnya ada peristiwa Tuhan Yesus makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa kerabat Matius.

Jawaban Tuhan Yesus ini untuk menolak dan melindungi para petobat baru dari pengaruh agamawi dari murid Yohanes dan orang Farisi.

Dan menunjukkan bahwa ada waktunya sendiri untuk mengajar mereka mulai berpuasa, yang terlebih urgen saat itu adalah pertobatan dan hubungan mereka dengan Mesias.

II. KAIN BARU DAN ANGGUR BARU (ay. 16,17a)

  1. Kain Baru dan Anggur Baru kedua-duanya memiliki suatu kekuatan dan daya.

Kain Baru (belum susut), ill.: Kain yang hendak dipotong menjadi pola sebelum dijahit.

Anggur Baru (belum mengalami Fermentasi)

  • Kita harus tahu bahwa dengan berpuasa akan “ada satu kekuatan” yang dapat bekerja melaluinya. Puasa adalah sarana bukan sumber itu sendiri.
  • Maksud berpuasa bukan supaya Tuhan berubah, TAPI kita yang berubah.

Kita dengan berpuasa supaya kita “diperbaiki” (baju lobang) dan menjadi “mampu” (kuat dan siap untuk diisi).

  • Tuhan mempunyai tujuan ketika kita berpuasa (Yes 58).
  1. Munculnya terang dan pemulihan di dalam diri kita (ay. 8)
  2. Terjadi perubahan pribadi (ay. 9b,10)
  3. Pekerjaan menjadi efektif (ay. 12)
  4. Menjadi kedaksian bagi orang lain (ay.12b)

2. Mengapa kadangkala Tuhan tidak bisa atau belum mulai bekerja dalam hidup kita atau melalui kita? Kemungkinan penyebabnya adalah pribadi kita belum berubah dan siap (Mt 17:21: “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.”)

  • Dengan berpuasa kita menjadi siap sebagai saluran untuk Tuhan bekerja melalui kita.
  • Kadangkala kita belum siap dalam menerima sesuatu dari Tuhan.

III. PUASA DAN KIRBAT BARU (ay. 17b)

1. Puasa dan pribadi yang berpuasa tidak dapat dipisahkan.

  • Sampai sejauh mana dampak dari berpuasa itu tidak terlepas dari masing-masing pribadi. Bagaimana Kribatnya? Baru atau lama?
  • Kita harus sediakan “Kirbat yang Baruuntuk menerima “Anggur yang baru”, supaya kedua-duanya terpelihara tidak sia-sia, yaitu : tidak menghasilkan apa-apa selain perut lapar dan susah-susah tanpa perubahan.

2 Kor 5:4  “Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama,… “

2. “Kirbat baru” harus kita siapkan, yaitu :

  • Hubungan yang baru dengan Kristus.
  • Kerinduan puasa. Dengan memilik terlebih dahulu pandangan bahwa puasa itu bukan satu Kesedihan dan beban (belenggu) TAPI Sukacita dan kemerdekaan. Waktu-waktu puasa adalah waktu kegirangan, menggembirakan, sukacita dan perayaan (Zak 8:19).
  • Pengertian tentang puasa itu sendiri. (Yesaya 58)
  • Hidup dalam ketaatan. (Jaga kesucian “diri” BUKAN “bulan puasanya”.)

3. Selama kita berpuasa kita akan tahu apakah kita “kirbat baru atau lama”.  Dengan mengajukan pertanyaan :

  • Hidup dalam ketaatan?
  • Kuat menghadapi godaan batal berpuasa?

Jangan melarang untuk digoda orang lain!  “Dengan kalimat hormati orang lain yang sedang berpuasa!”, Kalimat ini tujuan sebenarnya adalah dirinya tidak mau dicoba dalam puasanya. Kita ini beda dengan mereka, kita sudah mempunyai hubungan dan status yang baru.

  • Motivasi berpuasa untuk apa?
  • Sikap hati untuk berpuasa?
  • Apa yang dilakukan selain berpuasa?
  • Bagaimana hubungan pribadi dengan Tuhan?

PENUTUP

  1. Puasa adalah sarana untuk Tuhan memberkati kita dan kita memberkati orang lain.
  2. Keefektifan berpuasa sangan bergantung kita, mari kita sediakan kirbat yang tepat.
  3. Kerinduan dan kemauan itu berasal dari dalam diri kita, bukan dari luar.
  4. Mengenal dengan “mencoba dan mengalami”

lebih baik dari pada

dengan “membaca atau mendengar”.

No Responses to “SISI BARU DARI PUASA”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: